Kuala Lumpur,Naratara.com – International Sepaktakraw Federation (ISTAF) resmi menyerahkan insiden kontroversial yang melibatkan tim Thailand pada final nomor regu Piala Dunia Sepak Takraw 2026 kepada badan disiplin untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Keputusan tersebut diumumkan ISTAF melalui pernyataan resmi yang dirilis pada Selasa (2/6/2026).
Menurut ISTAF, langkah itu diambil karena insiden yang terjadi berkaitan dengan aspek disiplin pertandingan serta perilaku pemain dan ofisial dalam kompetisi internasional.
“Kasus ini telah dirujuk kepada badan disiplin yang berkaitan untuk peninjauan lebih lanjut,” tulis ISTAF dalam pernyataannya.
Insiden bermula saat pertandingan regu ketiga antara Malaysia dan Thailand memasuki momen penentuan di Stadion Titiwangsa, Kuala Lumpur, Sabtu (30/5/2026).
Wasit menyatakan salah satu pemain Thailand melakukan pelanggaran karena melewati garis tengah lapangan saat melakukan libasan. Keputusan tersebut diambil berdasarkan Peraturan Permainan ISTAF sehingga poin diberikan kepada Malaysia.
Thailand kemudian mengajukan peninjauan melalui sistem challenge. Namun, perangkat pertandingan menjelaskan bahwa pelanggaran garis tengah tidak termasuk keputusan yang dapat ditinjau melalui mekanisme challenge.
ISTAF menyebut perangkat pertandingan telah memberikan penjelasan kepada tim Thailand mengenai ketentuan tersebut. Meski demikian, tim Thailand dilaporkan menolak melanjutkan pertandingan dan tidak kembali ke lapangan dalam batas waktu yang ditentukan.
“Berdasarkan Buku Panduan Teknikal ISTAF dan peraturan pertandingan yang berlaku, wasit pertandingan kemudian memutuskan Thailand kalah walk over (WO), dan kemenangan diberikan kepada Malaysia,” jelas ISTAF.
Hingga kini, badan disiplin ISTAF masih melakukan penelaahan terhadap seluruh aspek insiden sebelum menentukan langkah atau keputusan lebih lanjut.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik olahraga Asia karena terjadi pada partai final salah satu turnamen sepak takraw paling bergengsi di dunia dan melibatkan dua negara yang selama ini dikenal sebagai kekuatan utama sepak takraw internasional. (Red)



Komentar