Internasional Megapolitan Olahraga
Beranda » Blog » PSTI Gelar Pelatihan Wasit Nasional, Siapkan Regenerasi untuk Tingkat Internasional

PSTI Gelar Pelatihan Wasit Nasional, Siapkan Regenerasi untuk Tingkat Internasional

Pembukaan Pelatihan Wasit Sepak Takraw ASTAF Indonesia 2026 di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta Timur, Kamis (16/7/2026). Kegiatan yang digelar PSTI tersebut diikuti 56 peserta dari berbagai daerah untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme wasit sepak takraw nasional. Foto: Naratara.com.

Jakarta,Naratara.com – Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) menggelar pelatihan wasit sepak takraw nasional di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta Timur, mulai Kamis (16/7/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 20 Juli 2026 itu diikuti 56 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Pelatihan tersebut digelar sebagai upaya meningkatkan kualitas, kompetensi, dan standarisasi wasit sepak takraw sekaligus menyiapkan regenerasi perangkat pertandingan untuk mendukung perkembangan olahraga sepak takraw di Indonesia.

Ketua Umum PSTI H. Surianto, S.Ag., M.Md., mengatakan kebutuhan akan wasit yang memiliki kompetensi dan sertifikasi semakin penting seiring meningkatnya kualitas penyelenggaraan berbagai kejuaraan.

“Tujuan utama pelatihan ini untuk memetakan sekaligus meningkatkan kualitas wasit sepak takraw di Indonesia. Regenerasi harus terus dilakukan agar kebutuhan wasit yang profesional dapat terpenuhi,” kata Surianto.

Menurutnya, tingginya minat peserta dari berbagai provinsi menjadi indikator besarnya kebutuhan terhadap pelatihan serupa. PSTI pun membuka peluang menjadikan kegiatan tersebut sebagai agenda rutin setiap tahun.

Pramono Anung Lepas 65 Wisudawan PKM, Pemprov DKI Siapkan Ruang Pengabdian bagi Mubalig

“Kami berharap para peserta nantinya tidak hanya mampu memimpin pertandingan tingkat nasional, tetapi juga memiliki kesempatan bertugas pada kejuaraan internasional,” ujarnya.

ASTAF Apresiasi Komitmen PSTI

Presiden Asian Sepak Takraw Federation (ASTAF), Datuk Abdul Halim Kader BBM, menyambut baik pelaksanaan pelatihan tersebut. Menurutnya, kegiatan itu merupakan tindak lanjut dari pembahasan antara PSTI dan ASTAF beberapa bulan lalu mengenai penguatan kualitas perangkat pertandingan di Indonesia.

“Pelatihan selama lima hari ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan kami dengan PSTI. Ini menunjukkan komitmen pengurus dalam merealisasikan program yang telah direncanakan,” kata Abdul Halim.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan peserta dari 27 provinsi yang mengirimkan calon-calon wasit terbaiknya untuk mengikuti pelatihan.

Menurutnya, selain memahami peraturan pertandingan, seorang wasit juga harus menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab saat menjalankan tugas di lapangan.

Presiden Prabowo Resmikan Groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela Senilai USD20,9 Miliar

Peserta Sambut Positif

Salah seorang peserta, Asep Prabowo asal Medan, mengaku memperoleh banyak manfaat dari pelatihan tersebut.

“Saya senang mendapat kesempatan mengikuti pelatihan ini. Materinya sangat membantu meningkatkan pemahaman kami sebagai wasit,” ujarnya.

Ia menilai pelatihan juga menjadi wadah bertukar pengalaman dengan peserta dari berbagai daerah sehingga dapat memperluas wawasan dalam memimpin pertandingan.

Selama lima hari, peserta akan mendapatkan materi mengenai pembaruan peraturan pertandingan, teknik pengambilan keputusan, serta pembinaan kesiapan fisik dan mental. PSTI berharap pelatihan ini dapat menghasilkan wasit-wasit yang siap bertugas pada berbagai kejuaraan nasional maupun internasional.(red)

Presiden Prabowo Pimpin Ratas, Minta Program MBG hingga Koperasi Merah Putih Dievaluasi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
×