Depok,Naratara.com – Di tengah masih adanya masyarakat yang terkendala mengakses pendidikan formal, keberadaan lembaga pendidikan nonformal menjadi salah satu solusi untuk membuka kesempatan belajar bagi semua kalangan.
Salah satu lembaga yang konsisten menjalankan peran tersebut adalah Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Langgeng Ikhlas yang berlokasi di Jalan Bhakti No. 29, Kelurahan Bojongsari Baru, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok.
PKBM Langgeng Ikhlas didirikan sebagai bentuk kepedulian terhadap masih banyaknya warga yang belum dapat menyelesaikan pendidikan formal karena berbagai faktor, mulai dari keterbatasan ekonomi, usia, hingga kondisi sosial lainnya.
Pendiri sekaligus pengelola PKBM Langgeng Ikhlas, Sofa Yunari, mengatakan lembaga yang dipimpinnya berupaya menghadirkan akses pendidikan yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Masih banyak masyarakat yang memiliki semangat belajar, tetapi terkendala biaya, usia, maupun berbagai faktor lainnya. Karena itu kami berupaya menghadirkan pendidikan yang terbuka dan dapat diakses oleh semua kalangan,” kata Sofa Yunari.
Berbeda dengan sebagian besar lembaga pendidikan lainnya, PKBM Langgeng Ikhlas menyelenggarakan program pendidikan secara gratis. Program yang tersedia meliputi Paket A setara SD, Paket B setara SMP, dan Paket C setara SMA.
Tidak hanya itu, lembaga tersebut juga menyediakan berbagai pelatihan keterampilan yang bertujuan meningkatkan kemampuan warga belajar agar lebih siap menghadapi dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.
Menurut Sofa, seluruh proses pendidikan mulai dari pendaftaran, kegiatan belajar mengajar, penyediaan modul pembelajaran hingga pelaksanaan ujian diberikan tanpa biaya kepada peserta didik.
Meski diselenggarakan secara gratis, PKBM Langgeng Ikhlas tetap berupaya menjaga kualitas pembelajaran. Selain menitikberatkan pada aspek akademik, lembaga ini juga memberikan perhatian terhadap pembentukan karakter dan keterampilan hidup.
Proses pembelajaran dikembangkan melalui pendekatan kognitif, psikomotorik, dan afektif guna membentuk peserta didik yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga sikap dan tanggung jawab sosial.
Suasana belajar yang dibangun pun mengedepankan semangat kebersamaan. Para tutor dan warga belajar terlibat aktif dalam berbagai kegiatan pendukung pembelajaran sehingga tercipta lingkungan belajar yang lebih partisipatif.
Di tengah keterbatasan sarana dan fasilitas, PKBM Langgeng Ikhlas terus menjalankan misinya memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat.
Sejak berdiri hingga 2026, lembaga tersebut tercatat telah meluluskan sekitar 500 warga belajar dari berbagai latar belakang.
Bagi para peserta didik, PKBM Langgeng Ikhlas tidak hanya menjadi tempat memperoleh pendidikan kesetaraan, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kembali harapan dan membuka peluang masa depan yang lebih baik.
Ke depan, PKBM Langgeng Ikhlas berkomitmen untuk terus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat serta mendukung upaya pemerataan pendidikan melalui jalur pendidikan nonformal.(red)



Komentar