JAKARTA, Naratara.com – Perkumpulan Lin San Fab Than menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Datuk Thai Shan Shin di Angke Jaya 13, RT 008/RW 005 Nomor 22B, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Rabu (19/8/2026) malam.
Peringatan tersebut diisi dengan sejumlah kegiatan yang memadukan ritual penghormatan, silaturahmi dan pertunjukan seni budaya. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung hingga selesai dengan situasi tertib dan kondusif.
Acara diawali dengan sembahyang bersama sebagai bagian dari penghormatan dalam peringatan HUT Datuk Thai Shan Shin. Setelah itu, peserta mengikuti perjamuan sederhana sebelum menyaksikan sejumlah atraksi seni dan budaya.
Beberapa kesenian yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut antara lain Tattung, Tandu Golok dan To Khiau. Pertunjukan tersebut menjadi bagian dari rangkaian acara sekaligus menjadi ruang bagi peserta untuk berkumpul dan mempererat hubungan sosial.
Kegiatan turut dipantau unsur pemangku wilayah dan kepolisian setempat. Koordinasi antara penyelenggara, lingkungan sekitar dan aparat dilakukan untuk menjaga kegiatan tetap berjalan dengan tertib.
Suhu Anen/Treddy S, yang turut terlibat dalam kegiatan, menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah mendukung pelaksanaan acara.
Ia secara khusus mengapresiasi keterlibatan RT, RW dan Bhabinkamtibmas Polsek Tambora yang turut hadir dan melakukan pemantauan selama kegiatan.
“Saya ucapkan banyak-banyak terima kasih kepada seluruh pihak hingga acara ini bisa berlangsung tertib, damai, dan lancar. Terutama kepada para pemangku wilayah, RT, RW, serta Pak Binmas Polsek Tambora yang sudah mau hadir, duduk bersama, dan memantau kegiatan ini sampai selesai,” ujar Suhu Anen.
Menurutnya, komunikasi dengan masyarakat dan pemangku wilayah menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan yang melibatkan tradisi dan budaya.
“Bagi kami, kehadiran para pemangku wilayah dan pihak kepolisian bukan hanya soal pengamanan, tetapi juga menjadi bentuk dukungan dan kebersamaan. Kami sangat menghargai komunikasi yang terjalin dengan masyarakat sekitar,” katanya.
Suhu Anen berharap hubungan dan komunikasi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan dalam pelaksanaan kegiatan berikutnya.
“Semoga silaturahmi dan kerja sama yang sudah terjalin ini terus dipertahankan. Kami juga berharap setiap kegiatan ke depan dapat berjalan dengan tertib, saling menghormati, dan memberikan suasana yang baik bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Polsek Tambora Aiptu Gusti mengatakan pihaknya melakukan pemantauan bersama unsur lingkungan setempat selama kegiatan berlangsung.
Aiptu Gusti mengapresiasi penyelenggara yang dinilai telah melakukan koordinasi dengan pemangku wilayah dan kepolisian.
“Kami mengapresiasi panitia yang sudah berkoordinasi dengan baik. Selama kegiatan berlangsung, situasi dapat terpantau dan berjalan dengan tertib serta kondusif,” ujar Aiptu Gusti.
Ia mengatakan koordinasi antara penyelenggara dan lingkungan sekitar diperlukan agar kegiatan masyarakat dapat berlangsung dengan aman serta tidak mengganggu kenyamanan warga.
“Kami berharap koordinasi seperti ini terus dilakukan. Setiap kegiatan masyarakat tentu perlu memperhatikan lingkungan sekitar, ketertiban, dan kenyamanan bersama. Dengan komunikasi yang baik, kegiatan dapat berlangsung lancar dan masyarakat juga merasa nyaman,” katanya.
Penanggung jawab kegiatan, Asen, juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan peringatan tersebut.
Menurut Asen, kelancaran kegiatan tidak terlepas dari komunikasi dan kerja sama antara panitia, keluarga besar Perkumpulan Lin San Fab Than, masyarakat sekitar, pemangku wilayah serta unsur keamanan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu dan memberikan dukungan. Mulai dari persiapan sampai acara selesai, semuanya bisa berjalan dengan baik karena adanya kerja sama dan komunikasi yang baik,” ujar Asen.
Ia mengatakan peringatan HUT Datuk Thai Shan Shin tidak hanya menjadi agenda untuk memperingati tradisi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat hubungan antara penyelenggara dengan masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.
“Kami ingin kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan. Bukan hanya bagi keluarga besar Perkumpulan Lin San Fab Than, tetapi juga bersama masyarakat dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan,” katanya.
Asen menilai keberadaan seni dan tradisi perlu terus dijaga dengan tetap memperhatikan hubungan sosial dan kondisi lingkungan sekitar.
“Tradisi dan budaya akan lebih bermakna ketika dapat dijalankan dengan tetap menjaga kebersamaan serta menghormati lingkungan sekitar,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup setelah seluruh acara selesai. Penyelenggara menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, RT, RW dan aparat yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan.
Peringatan HUT Datuk Thai Shan Shin tersebut menjadi salah satu kegiatan budaya yang digelar Perkumpulan Lin San Fab Than sekaligus menjadi momentum silaturahmi antara keluarga besar perkumpulan dengan masyarakat di Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.(red)



Komentar