DPR RI Ekonomi Megapolitan MPR RI Nasional
Beranda » Blog » Prabowo Paparkan Capaian 21 Bulan Pemerintahan, dari Swasembada Pangan hingga Cek Kesehatan Gratis

Prabowo Paparkan Capaian 21 Bulan Pemerintahan, dari Swasembada Pangan hingga Cek Kesehatan Gratis

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Dalam pidatonya, Prabowo memaparkan berbagai capaian pemerintah selama 21 bulan masa pemerintahan.(Foto:Istimewa)

JAKARTA,Naratara.com – Presiden Prabowo Subianto memaparkan sejumlah capaian pemerintah selama 21 bulan masa pemerintahannya dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Prabowo mengatakan pemerintah telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan transformatif selama 21 bulan atau 663 hari pemerintahan. Kebijakan tersebut, kata Prabowo, diarahkan untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi negara dan masyarakat.

“Dalam 21 bulan, tepatnya 663 hari sampai hari ini, Pemerintah yang saya pimpin telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan-kebijakan transformatif untuk menyelesaikan masalah-masalah negara,” kata Prabowo.

Salah satu capaian yang disampaikan Prabowo adalah keberhasilan Indonesia mencapai swasembada delapan komoditas pangan dalam waktu satu tahun. Capaian tersebut disebut lebih cepat dari target awal yang diperkirakan membutuhkan waktu empat hingga lima tahun.

Delapan komoditas tersebut meliputi beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.

Operasi Gabungan di Tanah Abang, Ribuan Butir Tramadol dan Hexymer Diamankan

Selain sektor pangan, pemerintah juga memaparkan sejumlah capaian di bidang kesehatan, pendidikan, ketenagakerjaan, perumahan dan pembangunan infrastruktur.

Program Cek Kesehatan Gratis disebut telah menjangkau 108 juta orang. Pemerintah juga menjalankan program revitalisasi sekolah yang pada 2026 ditargetkan menjangkau 71.744 satuan pendidikan.

Sebanyak 182 Sekolah Rakyat telah dibuka. Pemerintah juga menyebut sekitar 43.000 anak jalanan telah kembali bersekolah.

Di bidang ketenagakerjaan, sebanyak 250.000 orang disebut telah mengikuti program Magang Nasional.

Sementara di sektor perumahan, pemerintah menyebut 84.000 rumah telah direnovasi melalui program bantuan pemerintah.

Prabowo Resmikan 3.395 Jembatan TNI-Polri dan 3.000 Sumber Air Bersih TNI AD

Pemerintah juga mencatat pembangunan 2.228 kilometer jalan desa, 3.500 jembatan dan 3.400 titik air bor.

Di sektor ekonomi kerakyatan, sebanyak 10.000 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih disebut telah beroperasi. Pemerintah juga telah membangun 100 Kampung Nelayan Merah Putih.

Prabowo turut menyoroti kebijakan yang berkaitan dengan pekerja dan pelaku usaha mikro. Bunga pembiayaan PNM Mekaar disebut turun menjadi 8 persen.

Sementara potongan yang dikenakan aplikator terhadap pengemudi ojek online turun dari maksimal 20 persen menjadi maksimal 8 persen.

Di sektor pertambangan, Prabowo menyampaikan pemerintah telah menutup 1.000 tambang timah ilegal. Ia juga menyebut keuntungan PT Timah meningkat hingga sembilan kali lipat.

DPRD DKI Setujui Dua Raperda soal Pangan dan Lingkungan Hidup

Dalam pidatonya, Prabowo mengatakan berbagai capaian tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan kemerdekaan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

Presiden juga menghadirkan delapan tamu istimewa dalam sidang tersebut. Mereka disebut sebagai gambaran masyarakat yang merasakan langsung dampak dari sejumlah program pemerintah.

Meski demikian, Prabowo menegaskan berbagai capaian tersebut bukan alasan bagi pemerintah untuk berpuas diri. Menurutnya, capaian yang telah diraih harus menjadi dorongan untuk bekerja lebih keras.

“Ini bukan alasan untuk berpuas diri. Ini rangsangan untuk kita bekerja lebih keras lagi. Karena kemerdekaan bukan hanya apa yang kita proklamasikan. Kemerdekaan adalah apa yang dirasakan rakyat,” ujar Prabowo.

Prabowo menegaskan pembangunan Indonesia tidak boleh hanya berorientasi pada satu masa jabatan. Menurutnya, pembangunan harus diarahkan untuk kepentingan bangsa dalam jangka panjang.

“Kita tidak bekerja dan membangun untuk satu masa jabatan. Kita membangun untuk satu zaman. Kita membangun untuk satu abad Indonesia,” tegasnya.

Prabowo mengatakan pemerintah akan terus melanjutkan berbagai program pembangunan untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur.(red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
×