JAKARTA,Naratara.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pertemuan Presiden Prabowo dengan sejumlah pemimpin dunia dalam beberapa waktu terakhir, setelah sebelumnya menerima kunjungan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier, Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko, dan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong.
Dalam pertemuan bilateral tersebut, Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Narendra Modi membahas penguatan kemitraan strategis Indonesia–India di berbagai sektor.
Pertemuan tersebut juga menjadi tindak lanjut dari kunjungan Presiden Prabowo ke India pada Januari 2025.
Dalam kesempatan itu, kedua pemimpin menyaksikan penandatanganan 16 dokumen kerja sama antara Indonesia dan India.
Sejumlah kerja sama tersebut mencakup bidang teknologi dan layanan telekomunikasi, regulasi produk medis, eksplorasi serta pemanfaatan antariksa untuk tujuan damai, penanggulangan bencana, mineral dan teknologi rantai pasok baja, pemanfaatan teknologi dalam penyelenggaraan pemilihan umum, serta penanggulangan terorisme.
Selain itu, Indonesia dan India juga menyepakati sejumlah dokumen implementasi kerja sama, di antaranya dialog antarpenjaga pantai, kerja sama statistik resmi, pengembangan tenaga kesehatan profesional, serta pemanfaatan energi nuklir untuk tujuan damai.
Kedua negara juga menandatangani Letter of Intent terkait kerja sama konservasi dan pemugaran Kompleks Candi Prambanan.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo turut menganugerahkan Bintang Republik Indonesia Adipurna kepada Perdana Menteri Narendra Modi.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan India.
Sebelumnya, tanda kehormatan yang sama juga pernah diberikan kepada Perdana Menteri pertama India, Jawaharlal Nehru, yang memiliki peran dalam sejarah hubungan kedua negara.
Indonesia dan India diketahui telah menjalin hubungan diplomatik selama puluhan tahun dan terus memperkuat kerja sama di berbagai bidang, termasuk ekonomi, teknologi, pertahanan, dan kebudayaan.(red)
Sumber;Facebook Setkab RI.



Komentar