JAKARTA,Naratara.com — Owrite.id kembali memperluas ruang kolaborasi dengan kalangan perguruan tinggi melalui program Owrite Goes to Campus. Kali ini, kegiatan tersebut digelar di Universitas Indonesia (UI) dengan membawa semangat “Indonesia Bersuara”.
Kegiatan berlangsung di Balai Purnomo Prawiro, UI, Kamis (24/9/2026). Program tersebut mempertemukan mahasiswa dengan dunia media melalui sejumlah kegiatan, mulai dari kompetisi jurnalistik dan debat hingga aktivitas kreatif serta pelatihan.
Penanggung jawab Owrite Goes to Campus, Sayid Iskandarsyah, mengatakan lingkungan kampus menjadi salah satu ruang penting untuk membangun diskusi mengenai berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.
Menurut Sayid, mahasiswa memiliki peran dalam menyampaikan gagasan dan kritik terhadap berbagai kebijakan maupun kondisi sosial yang terjadi.
“Kalau fungsi pers adalah kritis dan independen, saya yakin mahasiswa juga memiliki semangat kritis untuk memberikan masukan ketika pemerintah menjalankan pemerintahan,” ujar Sayid saat membuka kegiatan, Kamis (24/9/2026).
Ia mengatakan Owrite Goes to Campus dirancang tidak hanya sebagai kegiatan promosi, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran dan kolaborasi bagi mahasiswa.
Sebelum hadir di UI, program tersebut telah dilaksanakan di Universitas Trisakti dan Universitas Mercu Buana Jakarta. Owrite juga menyiapkan kegiatan serupa di sejumlah perguruan tinggi lainnya.
Sayid menjelaskan bentuk kolaborasi yang ditawarkan mencakup kompetisi debat, news anchor, video jurnalistik, hingga pelatihan jurnalistik yang dapat diikuti mahasiswa tanpa biaya.
“Selain kerja sama dalam bentuk branding dan kompetisi, seperti lomba debat, news anchor, serta video jurnalistik, kami juga memberikan pelatihan jurnalistik kepada teman-teman kampus tanpa dipungut biaya,” katanya.
Mengusung tema “Suara Mahasiswa, Suara Indonesia”, kegiatan di UI diarahkan untuk mendorong mahasiswa menyampaikan gagasan melalui karya dan forum diskusi.
Ketua BEM UI Yatalathof Ma’shum Imawan mengatakan salah satu kegiatan yang mendapat perhatian mahasiswa adalah kompetisi debat dengan isu ekonomi.
Menurut Yatalathof, peserta debat tidak hanya berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, tetapi juga dari berbagai rumpun keilmuan di UI. Hal tersebut menunjukkan isu ekonomi memiliki keterkaitan dengan kehidupan mahasiswa secara luas.
“Di sini kita saling mendebatkan argumen mengenai kondisi ekonomi terkini. Hal yang tidak kalah menarik, ternyata isu ekonomi ini dapat diikuti dan banyak menarik minat mahasiswa dari luar FEB UI,” ujarnya.
Yatalathof menilai kerja sama dengan media juga dapat memperluas ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan pandangan mengenai persoalan yang menjadi perhatian mereka.
“Ketika kita ingin menyuarakan isu, kepedulian, dan keresahan, kita tidak dapat bergerak sendiri. Kita tetap perlu bergandengan tangan agar kelebihan yang kita miliki dapat terakumulasi menjadi suara yang tersampaikan secara lebih luas,” katanya.
Selain kegiatan diskusi dan kompetisi, Owrite Goes to Campus di UI turut menghadirkan pelaku usaha melalui sejumlah tenant. Sebanyak 11 tenant berpartisipasi, yakni Snacklucious, Risol, Casa Foreal, Dapur Aksata, Soochurro, Warung Bohem, Ngemelz, Ayas More Drink, Basreng Miul, Ranasa Coffee, dan By Madam Dhe.
Kehadiran tenant tersebut memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk kepada lingkungan kampus selama kegiatan berlangsung.
Program Owrite Goes to Campus UI juga mendapat dukungan dari sejumlah sponsor dan mitra, di antaranya PT ANTAM Tbk, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, Fiesta, Selfie Time, REGEN, BYHAE, Seolyu, dan DEP (Duta Elok Persada).
Sementara itu, media partner dalam kegiatan tersebut antara lain Extranews.id, Suaramerdeka Jakarta, VOI.id, Jakartanews.id, Sudutpandang.id, Mitrapol, Edisi.co.id, Koranprogresif.id, Bedanews.com, Harianberita.id, serta Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI).
Melalui program tersebut, Owrite.id menargetkan terbentuknya kerja sama berkelanjutan dengan perguruan tinggi dan mahasiswa. Selain menjadi wadah menyampaikan gagasan, kegiatan ini diarahkan untuk memperkenalkan keterampilan jurnalistik dan membuka ruang pengembangan kreativitas di bidang industri digital.(red)



Komentar