Jakarta,Naratara.com – Kabar duka datang dari dunia militer Indonesia. Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, meninggal dunia pada Minggu (31/5).
Ryamizard mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, sekitar pukul 14.03 WIB dalam usia 76 tahun.
Kabar wafatnya Ryamizard dikonfirmasi oleh Kepala Biro Humas Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait.
Kepergian Ryamizard menjadi kehilangan bagi keluarga besar Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kementerian Pertahanan, serta masyarakat Indonesia yang mengenal kiprah dan pengabdiannya di bidang pertahanan negara.
Jejak Karier Militer
Ryamizard Ryacudu merupakan lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) bagian Darat tahun 1974. Selama lebih dari tiga dekade pengabdian di lingkungan TNI Angkatan Darat, ia meniti karier dari satu penugasan ke penugasan lainnya hingga mencapai pangkat Jenderal TNI.
Sejumlah jabatan strategis pernah diembannya, antara lain Panglima Kodam V/Brawijaya, Panglima Kodam Jaya/Jayakarta, Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), hingga menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat ke-23.
Ryamizard menjabat sebagai KSAD pada periode 2002 hingga 2005 dan memimpin Angkatan Darat pada masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri serta awal pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Mengabdi Sebagai Menteri Pertahanan
Setelah memasuki masa purnatugas dari militer, Ryamizard kembali mendapat amanah untuk mengabdi kepada negara sebagai Menteri Pertahanan Republik Indonesia.
Ia dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Pertahanan pada 27 Oktober 2014 dan menjabat hingga 20 Oktober 2019.
Selama memimpin Kementerian Pertahanan, Ryamizard dikenal mendorong penguatan sistem pertahanan nasional, peningkatan kesiapan prajurit, serta modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) guna mendukung pertahanan negara.
Sebagai prajurit korps infanteri, Ryamizard dikenal memiliki karakter kepemimpinan yang tegas dan konsisten dalam menyuarakan pentingnya menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pengabdiannya yang panjang, baik di lingkungan TNI maupun pemerintahan, meninggalkan jejak tersendiri dalam perjalanan pertahanan nasional Indonesia.
Ryamizard Ryacudu meninggalkan keluarga, kerabat, sahabat, serta masyarakat yang mengenangnya sebagai sosok prajurit dan negarawan yang mendedikasikan sebagian besar hidupnya untuk bangsa dan negara.(red)



Komentar