JAKARTA,Naratara.com – Lanud Halim Perdanakusuma melaksanakan normalisasi waduk di lingkungan pangkalan sebagai upaya mendukung pencegahan banjir dan mengurangi risiko genangan air di wilayah Jakarta, Senin (15/6/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan melalui pengerukan sedimentasi yang mengendap di dasar waduk serta pembersihan area sekitar tampungan air guna mengembalikan fungsi waduk agar tetap optimal dalam menampung dan mengalirkan air, terutama saat curah hujan tinggi.
Normalisasi waduk merupakan bagian dari langkah pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan yang bertujuan meningkatkan kapasitas tampung air serta menjaga kelancaran aliran air. Dengan demikian, potensi luapan yang dapat menyebabkan genangan maupun banjir diharapkan dapat diminimalkan.
Sebagai salah satu kawasan strategis di Jakarta, Lanud Halim Perdanakusuma terus melakukan berbagai upaya untuk mendukung kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan di sekitar wilayah pangkalan.
Komandan Lanud Halim Perdanakusuma, Marsma TNI Ali Gusman, mengatakan pemeliharaan sarana pengendalian air menjadi bagian penting dalam upaya mitigasi risiko banjir dan menjaga ketahanan wilayah terhadap dampak cuaca ekstrem.
“Normalisasi waduk ini merupakan langkah preventif untuk menjaga fungsi tampungan air agar tetap optimal. Melalui pengerukan sedimentasi dan pembersihan kawasan, kami berharap dapat meminimalkan genangan dan risiko banjir, khususnya saat musim hujan, serta mendukung terciptanya lingkungan yang lebih aman dan tertata di wilayah Lanud Halim Perdanakusuma,” ujar Ali Gusman.
Menurutnya, upaya pencegahan banjir memerlukan langkah antisipatif yang dilakukan secara berkelanjutan dan terukur. Karena itu, pemeliharaan waduk dan sarana pengendalian air lainnya terus menjadi perhatian dalam mendukung kesiapan wilayah menghadapi perubahan cuaca.
Melalui kegiatan tersebut, Lanud Halim Perdanakusuma berharap dapat berkontribusi dalam mendukung mitigasi bencana sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan lebih siap menghadapi musim penghujan.(red)



Komentar