agama Megapolitan
Beranda » Blog » Khotbah Jumat di Istiqlal Ajak Jemaah Jadikan Masjid Pusat Gerakan Peduli Lingkungan

Khotbah Jumat di Istiqlal Ajak Jemaah Jadikan Masjid Pusat Gerakan Peduli Lingkungan

Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie saat menyampaikan khotbah Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (5/6/2026). Ia menekankan pentingnya peran masjid dalam membangun kesadaran lingkungan dan mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian bumi. (Foto: Istimewa)

JAKARTA,Naratara.com – Khotbah Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, mengajak umat Islam menjadikan masjid sebagai pusat edukasi dan gerakan pelestarian lingkungan bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Khatib Jumat, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, menegaskan bahwa upaya menjaga lingkungan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah maupun kelompok pegiat lingkungan, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk institusi keagamaan.

“Menjaga lingkungan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk institusi keagamaan,” ujar Ahmad Tholabi dalam khotbahnya di Masjid Istiqlal, Jumat.

Menurutnya, masjid memiliki posisi strategis dalam membentuk kesadaran dan perilaku masyarakat melalui berbagai aktivitas keagamaan serta jaringan jemaah yang luas. Karena itu, masjid dapat berperan sebagai ruang edukasi yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan.

Ahmad Tholabi mengaitkan pentingnya pelestarian lingkungan dengan konsep kekhalifahan dalam Islam. Menurutnya, manusia memiliki tanggung jawab untuk memakmurkan dan menjaga bumi, bukan mengeksploitasinya secara berlebihan.

PN Medan Putus Bebas Empat Terdakwa dalam Perkara Pengelolaan Aset Eks HGU PTPN II

“Konsep kekhalifahan mengandung makna tanggung jawab untuk memakmurkan dan menjaga bumi. Setiap upaya pelestarian lingkungan memiliki nilai ibadah,” katanya.

Dalam khotbahnya, ia mengajak masyarakat memulai langkah sederhana untuk menjaga lingkungan, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menghemat air dan listrik, menjaga kebersihan lingkungan, serta menanam pohon.

Selain itu, ia juga mendorong pengembangan berbagai program berbasis lingkungan di lingkungan masjid, antara lain pengelolaan sampah, penghijauan kawasan masjid, dan kampanye penghematan energi.

Pesan tersebut mendapat perhatian dari ribuan jemaah yang memadati Masjid Istiqlal untuk melaksanakan Salat Jumat. Khotbah yang disampaikan dinilai relevan dengan berbagai tantangan lingkungan yang dihadapi masyarakat saat ini.

Ahmad Tholabi menilai pendekatan keagamaan dapat menjadi sarana efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan, terutama di tengah meningkatnya ancaman bencana hidrometeorologi di berbagai daerah.

Membaca Korupsi dari Perspektif Kekuasaan

Menurutnya, pelestarian lingkungan perlu menjadi bagian dari kesadaran moral yang diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar menjadi wacana.

Khotbah tersebut sekaligus menegaskan peran masjid yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat transformasi sosial yang dapat mendorong tumbuhnya kesadaran ekologis di tengah masyarakat.(red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
×