JAKARTA,NARATARA.COM – Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Syahrul Aidi Ma’azat, menyampaikan ucapan selamat kepada Arrmanatha Christiawan Nasir yang dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Luar Negeri Republik Indonesia pada 1 Oktober 2026.
Syahrul Aidi berharap kepemimpinan Menlu yang baru dapat memperkuat politik luar negeri bebas aktif, menjaga kedaulatan, serta memperluas kerja sama internasional yang memberikan manfaat bagi kepentingan nasional.
“Diplomasi Indonesia ke depan diharapkan semakin kuat, adaptif, dan mampu menjaga kepentingan serta kedaulatan bangsa di tengah dinamika geopolitik global,” ujar Syahrul Aidi dalam keterangannya, Jumat (2/10/2026).
Menurut Syahrul Aidi, diplomasi bebas aktif perlu terus menjadi landasan Indonesia dalam membangun hubungan bilateral, regional, dan multilateral. Ia menilai Indonesia perlu berperan aktif dalam menghadapi perubahan geopolitik dunia sekaligus memperkuat perlindungan terhadap warga negara Indonesia di luar negeri.
Ia juga menekankan pentingnya konsistensi Indonesia dalam mendorong perdamaian dan penghormatan terhadap hukum internasional. Salah satu isu yang disorot adalah kondisi kemanusiaan di Palestina, khususnya Jalur Gaza.
Syahrul Aidi berharap Kementerian Luar Negeri tetap mendorong penyaluran bantuan kemanusiaan, perlindungan warga sipil, serta penghormatan terhadap hukum humaniter internasional.
“Palestina bukan sekadar isu politik luar negeri, melainkan amanat konstitusi dan panggilan kemanusiaan,” katanya.
Ia menambahkan, upaya kemanusiaan perlu disertai dukungan diplomatik bagi terwujudnya kemerdekaan Palestina. Menurutnya, Indonesia perlu terus menyuarakan penyelesaian yang menjamin hak rakyat Palestina untuk memiliki negara yang merdeka dan berdaulat.
Sebagai Ketua BKSAP DPR RI, Syahrul Aidi menyatakan kesiapan untuk memperkuat koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dalam menjalankan diplomasi parlemen. Kerja sama tersebut, menurutnya, dapat dilakukan melalui berbagai forum internasional, termasuk Inter-Parliamentary Union (IPU), Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC), serta hubungan antarlembaga legislatif antarnegara.
Syahrul Aidi berharap diplomasi pemerintah dan diplomasi parlemen dapat saling melengkapi dalam memperjuangkan kepentingan nasional serta mendorong penyelesaian berbagai persoalan internasional.
“BKSAP DPR RI siap berkolaborasi dan mendukung agenda Menteri Luar Negeri dalam memperkuat diplomasi bebas aktif demi kemajuan dan kedaulatan bangsa, termasuk membela hak-hak rakyat Palestina di berbagai forum internasional,” ujarnya.
Arrmanatha Christiawan Nasir dilantik sebagai Menteri Luar Negeri oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (1/10/2026), menggantikan Sugiono yang mendapat penugasan baru sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.(red)



Komentar