BNN Pendidikan
Beranda » Blog » BNN Edukasi 99 Murid SDIT Insan Mandiri tentang Bahaya Narkotika

BNN Edukasi 99 Murid SDIT Insan Mandiri tentang Bahaya Narkotika

Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNN, Wenny Juanita, memberikan edukasi mengenai bahaya narkotika kepada murid SDIT Insan Mandiri di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur. (Foto: Dok. Humas BNN RI)

JAKARTA,NARATARA.COM – Badan Narkotika Nasional (BNN) memberikan edukasi mengenai bahaya narkotika kepada 99 murid dan guru pendamping SDIT Insan Mandiri melalui kunjungan edukatif di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (21/10/2026).

Mengutip unggahan akun Facebook resmi Humas BNN RI, kegiatan tersebut meliputi kunjungan ke Museum Anti Narkotika BNN dan penyuluhan untuk meningkatkan pemahaman anak-anak mengenai risiko penyalahgunaan narkotika sejak dini.

Dalam kunjungan ke museum, para murid diperkenalkan dengan dokumentasi mengenai narkotika serta upaya BNN dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Mereka juga melihat hasil kerajinan warga binaan BNN sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan di Ruang Rapat Moh. Hatta yang disampaikan Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNN, Wenny Juanita. Materi yang diberikan mencakup risiko penyalahgunaan narkotika, penerapan pola hidup sehat, serta pentingnya membangun perilaku positif untuk melindungi diri dari pengaruh negatif lingkungan.

Para murid juga mendapatkan penjelasan mengenai risiko penggunaan rokok elektrik atau vape. Edukasi tersebut mencakup potensi paparan zat berbahaya yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan, termasuk organ pernapasan.

Cuaca Jakarta Hari Ini 22 Oktober 2026, BMKG Prakirakan Hujan Ringan

Melalui kegiatan ini, para murid diharapkan mampu mengenali perilaku berisiko, meningkatkan kewaspadaan, dan berani menolak ajakan yang dapat membahayakan diri mereka.

Edukasi sejak dini menjadi salah satu upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika yang membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk BNN, sekolah, dan keluarga. Kerja sama tersebut diharapkan dapat membantu membangun ketahanan diri anak-anak dalam menghadapi berbagai risiko di lingkungan sekitar.(red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
×