Megapolitan
Beranda » Blog » Cegah Tawuran, Pramono Resmikan Arena Tinju dan Posko Jaga Jakarta di Kampung Melayu

Cegah Tawuran, Pramono Resmikan Arena Tinju dan Posko Jaga Jakarta di Kampung Melayu

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan keterangan saat peresmian arena tinju dan Posko Jaga Jakarta di Kampung Melayu, Jakarta Timur, Jumat (6/11/2026). (Foto: Dok. Pemprov DKI Jakarta)

JAKARTA,NARATARA.COM – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan arena tinju dan Posko Jaga Jakarta di kawasan kolong Flyover Kampung Melayu, Kelurahan Balimester, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (6/11/2026). Kedua fasilitas tersebut disiapkan sebagai upaya mencegah tawuran sekaligus memperkuat keamanan lingkungan.

Arena tinju Kampung Melayu merupakan fasilitas kedua yang dikembangkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta setelah sebelumnya dibangun arena serupa di kolong Flyover Pasar Rebo.

Pembangunan fisik arena tinju Kampung Melayu berlangsung sejak 20 Agustus hingga 23 Oktober 2026 melalui kolaborasi Pemprov DKI Jakarta dengan PAM Jaya.

Selamat Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026 - Naratara.com

Pramono mengatakan, keberadaan arena tinju menjadi langkah preventif untuk mengatasi tawuran dan menjaga ketertiban umum melalui pembinaan olahraga berbasis wilayah.

Fasilitas tersebut diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat, mengembangkan kemampuan, serta meraih prestasi melalui kegiatan positif.

Prabowo Terima 11 Duta Besar Negara Sahabat, Perkuat Hubungan Diplomatik

Upaya tersebut dinilai mulai menunjukkan hasil. Berdasarkan data yang disampaikan Pramono, jumlah tawuran di wilayah Jakarta Timur yang sebelumnya mencapai sekitar 132 kejadian sepanjang 2025, turun menjadi sekitar 20 kejadian hingga akhir Oktober 2026.

Pramono berharap penyediaan fasilitas olahraga serupa dapat diperluas ke wilayah lain di Jakarta. PAM Jaya juga didorong untuk mendukung pengembangan sarana olahraga di kawasan kolong flyover, termasuk di Jakarta Utara.

Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin menyampaikan bahwa arena tinju tersebut terbuka bagi anak muda dari berbagai wilayah di Jakarta Timur, bukan hanya warga Kampung Melayu. Sejumlah wilayah yang menjadi sasaran pengguna antara lain Bali Mester, Kampung Melayu Seberang, Cipinang Besar Utara, Cipinang Besar Selatan, Bidara Cina, dan sebagian Matraman.

Arena tersebut direncanakan beroperasi pada pagi hari pukul 08.00–11.00 WIB dan sore hingga malam pukul 16.00–21.00 WIB.

Posko Jaga Jakarta Perkuat Keamanan Lingkungan

PP 20 Tahun 2026: Fasilitas PPh Final 0,5 Persen Tetap Berlaku, tetapi Lebih Tepat Sasaran

Selain arena tinju, Pemprov DKI Jakarta juga mengalihfungsikan bangunan bekas Tempat Penampungan Sementara (TPS) sampah menjadi Posko Jaga Jakarta.

Posko tersebut digunakan untuk memperkuat koordinasi unsur kewilayahan dalam memantau keamanan, menjaga ketertiban, serta merespons potensi gangguan di lingkungan masyarakat.

Pengalihfungsian bangunan dilakukan setelah volume sampah di lokasi berkurang seiring penerapan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.

Pemprov DKI Jakarta juga membentuk satuan tugas tingkat Kota Administrasi Jakarta Timur untuk memperkuat pencegahan dan penanganan tawuran. Satgas tersebut turut meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi gangguan keamanan maupun keadaan darurat, termasuk bencana.

Peresmian kedua fasilitas ini turut dihadiri Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo, serta sejumlah pejabat pemerintah daerah.

Cuaca Jakarta Hari Ini Didominasi Berawan, Jaksel dan Jaktim Berpotensi Hujan

Melalui penyediaan ruang olahraga dan penguatan keamanan lingkungan, Pemprov DKI Jakarta berharap kawasan yang sebelumnya rawan tawuran dapat berkembang menjadi ruang aktivitas positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda.(red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
×