Megapolitan
Beranda » Blog » Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu Gantikan Purbaya, Fokus Jaga APBN

Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu Gantikan Purbaya, Fokus Jaga APBN

Menteri Keuangan Suahasil Nazara memberikan keterangan kepada awak media usai dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Negara)

JAKARTA,Naratara.com — Suahasil Nazara  resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto  sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Sebelumnya, Suahasil menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Suahasil dilantik sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih  untuk masa jabatan 2024-2029. Usai pelantikan, dia mengatakan jabatan tersebut merupakan bentuk kepercayaan Presiden dan negara kepadanya.

“Ini adalah bentuk kepercayaan dari Presiden dan Negara Republik Indonesia kepada saya. Saya menyampaikan terima kasih untuk kepercayaan tersebut dan semoga juga bisa menjalankan amanah yang diberikan oleh Bapak Presiden,” kata Suahasil kepada wartawan, Senin (14/9/2026).

Suahasil mengungkapkan dirinya mendapat telepon dari Istana sebelum kemudian menghadap Presiden. Setelah itu, dia mengikuti proses pelantikan sebagai Menteri Keuangan.

Presiden Prabowo, kata Suahasil, memberikan arahan agar keuangan negara tetap dijaga, terutama dari sisi kesehatan dan kredibilitas. Menurutnya, APBN sebagai bagian dari keuangan negara harus tetap sehat dan kredibel sekaligus mampu mendukung program-program prioritas pemerintah.

Jalan Sejajar Rel Pejaten Timur Dikebut, Ditargetkan Tuntas 2027

“Arahan dari Bapak Presiden adalah untuk menjaga keuangan negara, artinya menjaga kesehatannya, menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut,” ujarnya.

Suahasil mengatakan Kementerian Keuangan akan melanjutkan pekerjaan yang selama ini telah berjalan. APBN, menurutnya, harus mampu mendukung pertumbuhan sekaligus menjaga stabilitas ekonomi Indonesia.

“APBN itu harus sehat, dia juga harus kredibel, dapat dipercaya. Kita akan melakukan dengan Kementerian Keuangan yang selama ini sudah bekerja dengan sangat-sangat keras, akan melanjutkan menjaga keuangan negara tersebut menjadi APBN yang nantinya bisa menumbuhkan, APBN yang bisa menstabilkan ekonomi Indonesia,” katanya.

Suahasil juga menegaskan komitmen menjaga defisit APBN di bawah 3 persen. Dia mengatakan kredibilitas pengelolaan keuangan negara harus dibarengi dengan komunikasi publik yang dapat dipercaya.

“Saya akan terus menjalankan yang dapat dipercaya, komunikasi publik yang dapat dipercaya dan juga akan memastikan bahwa apa yang dilakukan oleh APBN adalah mendukung program prioritas pemerintah,” tuturnya.

Indonesia Anggota Penuh BRICS, Malaysia Masih Partner: Apa Bedanya?

Menurut Suahasil, program kerja prioritas nasional yang telah mendapatkan arahan dari Presiden dan kabinet akan menjadi fokus Kementerian Keuangan. Pelaksanaannya harus dikoordinasikan dengan baik agar berjalan sesuai dengan prioritas pemerintah.

“Program kerja prioritas nasional itu adalah prioritas dari negara kita dan telah mendapatkan arahan dari Presiden maupun kabinet. Itu yang harus kita fokuskan, prioritaskan dan pasti harus kita koordinasikan dengan baik,” jelasnya.

Terkait efisiensi APBN, Suahasil mengatakan pemerintah akan terus berupaya menggunakan anggaran secara lebih efisien. Namun, efisiensi bukan berarti sekadar memangkas belanja.

“Efisiensi itu bukan hanya sekadar potong belanja. Efisiensi adalah menggunakan belanja yang ada untuk menghasilkan output yang maksimal, yang kemudian bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Dia menjelaskan APBN terdiri atas penerimaan, belanja dan pembiayaan. Pada sisi belanja, pemerintah akan terus mencari penggunaan anggaran yang lebih efisien dengan tetap memperhatikan hasil yang telah direncanakan.

PTPN IV PalmCo Dorong Produktivitas Petani Sawit Hadapi Kebutuhan Bahan Baku B50

Saat ditanya mengenai kemungkinan perubahan lebih lanjut di lingkungan Kementerian Keuangan, Suahasil mengatakan pihaknya akan melihat keputusan yang akan diambil.

“Nanti kita lihat pelantikan seperti apa, keputusan Menteri Keuangannya seperti apa dan kita akan tindak lanjut dari situ,” ujarnya.

Suahasil menegaskan Kementerian Keuangan akan terus bekerja untuk memperkuat negara dan melanjutkan pekerjaan yang telah berjalan. Dia menyebut Kementerian Keuangan merupakan kementerian besar dengan sekitar 77 ribu pegawai yang bekerja di seluruh Indonesia.

“Kementerian Keuangan sebagai kementerian yang sangat besar, 77.000 pegawai tentu bekerja di seluruh Indonesia untuk bisa menumbuhkan ekonomi dan juga menstabilkan ekonomi Indonesia,” katanya.

Suahasil menilai pergantian dirinya sebagai Menteri Keuangan merupakan kelanjutan dari pekerjaan yang selama ini telah dilakukan Kementerian Keuangan.

“Menurut saya, ini merupakan kelanjutan dari pekerjaan yang selama ini sudah dilakukan. Teman-teman juga tahu, saya selama ini berada di dalam Kementerian Keuangan,” kata Suahasil.

Dia memastikan akan melanjutkan pekerjaan untuk menjaga keuangan negara bersama jajaran Kementerian Keuangan.

“Jadi kita akan terus bekerja, kita akan melanjutkan menjaga keuangan negara dengan cara yang lebih baik. Kasih dukungan,” pungkasnya.(red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
×