Banten Daerah news
Beranda » Blog » Di Vihara Siddharta, Gugun Gumilar Bicara tentang Harapan Indonesia 2045

Di Vihara Siddharta, Gugun Gumilar Bicara tentang Harapan Indonesia 2045

Staf Khusus Menteri Agama RI Gugun Gumilar berdialog dengan tokoh dan umat Buddha di Vihara Siddharta, Kota Tangerang Selatan, dalam rangka memperkuat kerukunan umat beragama menjelang Hari Raya Waisak 2026. Foto: Istimewa.

TANGERANG SELATAN,Naratara.com – Menjelang perayaan Hari Raya Waisak 2569 BE/2026, Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, melakukan kunjungan ke Vihara Siddharta, Kota Tangerang Selatan. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat dialog dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia.

Di hadapan anggota Generasi Muda Buddhis Indonesia (Gemabudhi), Gugun menyampaikan bahwa kerukunan tidak cukup hanya dipahami sebagai slogan, tetapi harus diwujudkan melalui interaksi dan saling pengertian antarumat beragama.

“Karena hidup adalah sebuah cerita, maka saya menulis cerita perjalanan ini dari satu teologi agama ke agama lain. Dari satu rumah ibadah ke rumah ibadah lainnya,” ujar Gugun, Sabtu (30/5).

Menurutnya, pengalaman akademik yang diperoleh saat menempuh studi doktoral di Eropa turut memperkaya pandangannya mengenai pentingnya membangun harmoni di tengah keberagaman. Dalam riset disertasinya, ia menelaah keterkaitan nilai-nilai Dharma Buddha dengan Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Gugun menjelaskan bahwa nilai mindfulness (kesadaran penuh), kasih sayang, serta moralitas menjadi modal penting bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di era modern.

Aklamasi, Nahdiana Kembali Pimpin PSTI DKI Jakarta Periode 2026-2030

“Tidak mudah dan sangat menantang. Namun nilai-nilai tersebut dapat menjadi bekal bagi generasi bangsa dalam menghadapi perubahan dan tantangan masa depan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Gugun juga mengutip salah satu ajaran dalam Dhammapada, yakni Syair 177 yang menekankan pentingnya kemurahan hati dan sikap memberi kepada sesama.

Ia menilai semangat kebajikan tersebut sejalan dengan upaya memperkuat solidaritas sosial dan mempererat hubungan antarwarga di tengah masyarakat yang majemuk.

Lebih lanjut, Gugun menegaskan bahwa Kementerian Agama memiliki peran strategis dalam menjaga dan merawat kerukunan nasional.

“Kementerian Agama harus menjadi perekat tenun kebangsaan. Karena itu, kami terus hadir di tengah masyarakat, bertemu dan berdialog dengan berbagai kelompok umat beragama. Indonesia adalah bangsa besar yang membutuhkan visi besar untuk menyongsong tahun 2045,” ujarnya.

120 Ribu Paket Daging Kurban Diantar hingga ke Rumah Warga, PalmCo Terapkan Sistem Jemput Bola

Menjelang perayaan Waisak yang diperingati umat Buddha pada Minggu (31/5), Gugun mengajak seluruh umat Buddha untuk menyambut hari suci tersebut dengan penuh kedamaian, kebijaksanaan, dan sukacita.

Kunjungan ke Vihara Siddharta menjadi salah satu gambaran bahwa dialog dan silaturahmi lintas agama tetap menjadi bagian penting dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.(red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
×