TANGERANG SELATAN,Naratara.com – Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA), Dr. Hj. Novi Andayani Praptiningsih, menjadi narasumber dalam kegiatan Pelatihan Muballighat yang diselenggarakan oleh ‘Aisyiyah Tangerang Selatan.
Kegiatan yang digelar oleh Majelis Tabligh dan Ketarjihan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Tangerang Selatan tersebut berlangsung pada 8 Maret 2026 di SD Muhammadiyah 12 Tangerang Selatan, Jalan Surya Kencana 29, Kota Tangerang Selatan.
Dalam kegiatan tersebut, Novi yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Tabligh dan Ketarjihan Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Benda Baru membawakan materi bertajuk “Komunikasi Massa dan Dakwah Jama’ah.”
Materi yang disampaikan menitikberatkan pada metode dakwah melalui berbagai platform digital, mulai dari media sosial seperti Instagram dan YouTube, hingga media massa online serta media elektronik seperti televisi, radio, dan video.
Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai metode dakwah secara luring atau tatap muka maupun daring melalui platform digital seperti Zoom dan Google Meet.
“Kini dakwah tidak hanya dilakukan secara tatap muka, tetapi juga melalui platform digital seperti Zoom, Instagram, dan YouTube,” ujar Novi dalam pemaparannya.
Pelatihan ini bertujuan mengembangkan personalitas, profesionalitas, serta personal branding muballighat melalui empat aspek penting, yakni sikap atau kejiwaan, pengetahuan, penalaran, serta kecakapan dan keterampilan.
Keempat aspek tersebut diharapkan menjadi bekal bagi para muballighat dalam menjalankan amanat risalah Islam secara efektif dengan kepribadian yang unggul, wawasan keislaman yang luas, serta kemampuan komunikasi yang baik di tengah masyarakat.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 60 peserta calon muballighat yang berasal dari berbagai cabang ‘Aisyiyah se-Tangerang Selatan. Para peserta juga mendapatkan pelatihan dasar jurnalistik, termasuk teknik menulis berita menggunakan prinsip 5W1H serta strategi publikasi kegiatan dakwah melalui media massa online.
Melalui pelatihan tersebut, ‘Aisyiyah berharap para kader muballighat mampu memperluas syiar dakwah sekaligus memperkuat peran perempuan dalam membangun masyarakat yang berkemajuan.
Program ini juga bertujuan memperkuat profil kader dan sumber daya insani muballighat ‘Aisyiyah sejalan dengan visi dan misi Muhammadiyah sebagai gerakan Islam dan gerakan dakwah yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Selain kegiatan tersebut, Novi juga aktif menjadi narasumber dalam berbagai pengajian bulanan yang diselenggarakan Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Benda Baru. Beberapa di antaranya membahas tema “Antisipasi Toxic Relationship dalam Islam” pada 11 Januari 2026 serta “Bersyukur di Bulan Penuh Berkah” pada 15 Februari 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Novi dalam memperkuat pembinaan keagamaan serta literasi dakwah bagi masyarakat, khususnya bagi pengurus dan kader ‘Aisyiyah.(red)



Komentar