Jawa Tengah KAI Megapolitan
Beranda » Blog » Pengusaha Jakarta Punya Cerita Naik KAI ke Jateng: Laptop Ketinggalan, Besoknya Sudah Kembali

Pengusaha Jakarta Punya Cerita Naik KAI ke Jateng: Laptop Ketinggalan, Besoknya Sudah Kembali

Pengusaha asal Jakarta, Sujono, berbincang dengan salah seorang petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalam perjalanan Jakarta–Purwokerto, Jawa Tengah, Selasa (1/9/2026). Sujono mengapresiasi pelayanan KAI yang dinilainya semakin nyaman, bersih, ramah, dan aman bagi penumpang.(Naratara.com)

JAKARTA,Naratara.com — Naik kereta api kini bukan sekadar soal berpindah dari satu kota ke kota lain. Bagi Sujono, pengusaha asal Jakarta yang rutin bepergian ke pabriknya di Jawa Tengah, perjalanan menggunakan kereta api justru memberikan pengalaman tersendiri.

Pada Selasa (1/9/2026), Sujono melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Purwokerto, Jawa Tengah. Di tengah perjalanan, ia sempat berbincang dengan salah seorang petugas PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI.

Dalam perbincangan tersebut, Sujono menyampaikan apresiasinya terhadap pelayanan KAI yang menurutnya semakin baik. Ia menilai kereta api saat ini sudah memberikan kenyamanan, kebersihan, keamanan, serta pelayanan petugas yang ramah.

“Sekarang naik kereta api sudah nyaman dan aman. Keretanya bersih, petugasnya ramah, pelayanannya juga bagus,” ujar Sujono.

Bukan tanpa alasan Sujono memberikan apresiasi tersebut. Ia memiliki pengalaman pribadi ketika pernah tertinggal laptop di dalam perjalanan menggunakan kereta api.

PTPN IV Regional 2 Salurkan Rp762 Juta untuk Masyarakat Padang Lawas

Saat menyadari laptopnya tertinggal, Sujono langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak KAI. Ia kemudian menunggu kabar mengenai keberadaan barang miliknya.

Tak disangka, hanya berselang sekitar satu hari, pihak KAI menghubunginya.

“Saya pernah ketinggalan laptop. Setelah saya buat laporan kepada pihak kereta api, selang satu hari saya langsung dihubungi dan diberitahu bahwa laptop saya sudah ditemukan,” tuturnya.

Menurut Sujono, pelayanan tersebut membuatnya terkesan. Pihak KAI tidak hanya menemukan barang miliknya, tetapi juga memberikan pilihan kepada dirinya untuk menentukan stasiun tempat pengambilan laptop.

“Mereka kemudian menawarkan, mau ambil di stasiun mana. Nanti katanya bisa dikirim ke stasiun tersebut,” kata Sujono.

Prabowo Tutup Muktamar ke-35 NU, Terima Kartu Anggota NU

Pengalaman itu membuat Sujono melihat bahwa pelayanan KAI tidak hanya berhenti pada saat penumpang berada di dalam kereta. Menurutnya, perhatian terhadap barang penumpang juga menunjukkan adanya tanggung jawab terhadap pengguna jasa.

Naik Kereta Jadi Pilihan ke Pabrik

Sebagai pengusaha yang memiliki aktivitas dan pabrik di Jawa Tengah, Sujono mengaku perjalanan Jakarta-Jawa Tengah cukup sering dilakukannya.

Kereta api pun menjadi salah satu pilihan utama karena dinilai lebih praktis. Selama perjalanan, ia bisa beristirahat maupun menyelesaikan sejumlah pekerjaan tanpa harus menghadapi kemacetan panjang di jalan raya.

“Saya sering ke pabrik di Jawa Tengah. Sekarang kalau naik kereta sudah enak, nyaman dan aman,” ujarnya.

Golkar Sumsel Gelar Konsolidasi Perdana, 181 Pengurus Diminta Aktif Bergerak

Menurutnya, perubahan pelayanan KAI dalam beberapa tahun terakhir cukup terasa. Kebersihan gerbong, keramahan petugas, kenyamanan tempat duduk hingga keamanan menjadi faktor yang membuatnya tetap memilih kereta api.

Ia berharap peningkatan pelayanan tersebut terus dipertahankan dan ditingkatkan.

“Semoga pelayanan KAI semakin baik. Yang paling penting bagi penumpang itu nyaman, aman dan merasa dilayani dengan baik,” pungkasnya.

Pengalaman Sujono juga menunjukkan bahwa kepercayaan penumpang terhadap transportasi publik tidak hanya dibangun dari ketepatan waktu perjalanan. Cara petugas menangani persoalan penumpang, termasuk ketika terjadi kehilangan atau barang tertinggal, menjadi bagian penting dari pengalaman perjalanan.

Bagi Sujono, pengalaman laptop yang sempat tertinggal namun akhirnya ditemukan menjadi salah satu cerita yang membuatnya semakin percaya menggunakan kereta api untuk perjalanan menuju Jawa Tengah.(red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
×