Daerah Megapolitan
Beranda » Blog » Pramono Putuskan Bongkar JPO Lama Rasuna Said, Ditargetkan Rampung Oktober

Pramono Putuskan Bongkar JPO Lama Rasuna Said, Ditargetkan Rampung Oktober

Suasana Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan H.R. Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, yang terhubung dengan fasilitas transportasi publik. Pemprov DKI Jakarta akan membongkar JPO lama dan mengoptimalkan JPO integrasi sebagai akses penyeberangan bagi masyarakat. Sumber Foto:Istimewa.

Jakarta,Naratara.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membongkar salah satu jembatan penyeberangan orang (JPO) di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Pembongkaran JPO lama tersebut ditargetkan rampung paling lambat Oktober 2026.

Keputusan tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung setelah meninjau dua JPO yang berada di kawasan Rasuna Said, Minggu (9/8/2026).

Pramono mengatakan kedua JPO tersebut sama-sama digunakan untuk akses penyeberangan. Salah satunya merupakan JPO yang dibangun Pemprov DKI Jakarta sejak sekitar akhir 1980-an atau awal 1990-an, sedangkan JPO lainnya dibangun lebih baru dan terhubung dengan fasilitas transportasi publik.

“Setelah saya melihat dan mengecek, sebenarnya posisi kedua JPO sama yaitu menyeberangkan dan dipergunakan sebagai fasilitas LRT dan sebagainya,” ujar Pramono.

Menurut Pramono, salah satu alasan JPO lama dibongkar karena aksesnya belum ramah bagi penyandang disabilitas. Perbedaan ketinggian antara kedua JPO juga membuat penyandang disabilitas kesulitan memanfaatkan fasilitas tersebut.

Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamine di Perairan Natuna

“Kedua JPO memiliki perbedaan tinggi sehingga warga penyandang disabilitas tidak bisa memanfaatkan. Sehingga kami memutuskan membongkar JPO lama,” katanya.

Setelah JPO lama dibongkar, Pemprov DKI Jakarta akan melakukan perbaikan menyeluruh terhadap JPO yang tersisa. Pembenahan tersebut mencakup fasilitas pendukung, termasuk lift untuk meningkatkan aksesibilitas bagi pengguna.

“Segera akan dilakukan Dinas Bina Marga DKI Jakarta. Konsentrasi kami, fasilitas jembatan penyeberangan Rasuna Said ramah bagi penyandang disabilitas,” ujar Pramono.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo mengatakan JPO yang akan dibongkar merupakan aset milik Pemprov DKI Jakarta. Sebelum pekerjaan dilakukan, aset tersebut akan dicatat dalam administrasi Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD).

“Insya Allah sekitar dua hingga pekan atau maksimal Oktober mendatang, proses pembongkaran JPO rampung,” kata Heru.

14 Mahasiswa Taiwan Jalani Pengabdian Masyarakat di Indramayu, Bahas Migrasi Aman hingga Pendidikan

Dengan pembongkaran tersebut, akses penyeberangan di kawasan Rasuna Said nantinya akan dipusatkan pada JPO yang tersisa dan dilakukan pembenahan fasilitas agar dapat digunakan oleh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.(red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
×