JAKARTA,Naratara.com – Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Minggu (28/6/2026), berlangsung lebih semarak dibandingkan pekan sebelumnya. Ribuan warga memadati kawasan tersebut untuk mengikuti rangkaian acara Jakarta Penuh Warna yang menjadi penutup peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB itu menghadirkan beragam hiburan dan aktivitas, di antaranya olahraga poundfit, kirab budaya, penampilan marching band, pentas musik tradisional, hingga penampilan penyanyi Once Mekel.
Suryanto (56), warga Rawa Buaya, Jakarta Barat, mengaku sengaja datang bersama keluarganya untuk berolahraga sekaligus menikmati suasana HBKB yang dikemas lebih meriah.
“Saya senang sekali bisa menyaksikan berbagai pertunjukan yang ditampilkan. Acaranya meriah dan menghibur,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang terus menghadirkan berbagai kegiatan bagi masyarakat dalam rangka memeriahkan ulang tahun ibu kota.
Hal senada disampaikan Agung, warga Bekasi, yang mengaku datang khusus untuk menyaksikan parade budaya dan berbagai hiburan yang digelar di kawasan Bundaran HI.
“Saya penasaran ingin melihat langsung bagaimana kemeriahan perayaan ulang tahun Jakarta. Ternyata acaranya sangat meriah dan banyak hiburan,” katanya.
Menurut Agung, kehadiran pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner turut menambah daya tarik acara karena memberikan beragam pilihan bagi para pengunjung.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan sebagai ruang hiburan sekaligus memperkuat interaksi antara masyarakat dan pemerintah.
“Semoga Jakarta semakin nyaman, aman, dan terus menghadirkan kegiatan positif yang bisa dinikmati masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengaku puas dengan pelaksanaan rangkaian penutupan HUT ke-499 Jakarta yang berlangsung sejak Sabtu (27/6/2026) malam hingga kegiatan HBKB pada Minggu pagi.
Menurutnya, pemerintah memahami bahwa setiap penyelenggaraan kegiatan publik tidak mungkin dapat memenuhi seluruh harapan masyarakat. Namun, antusiasme warga yang hadir menjadi bukti bahwa rangkaian acara mendapat sambutan positif.
“Masukan maupun kritik dari masyarakat adalah hal yang wajar. Kami akan terus melakukan evaluasi agar penyelenggaraan kegiatan ke depan semakin baik. Saya yakin di balik berbagai masukan tersebut, masyarakat juga menikmati suasana yang kami hadirkan hari ini,” ujar Rano.(red)
Sumber: Beritajakarta.id



Komentar