Pertanian Sumbar

Durian Nile, Varietas Lokal Baru dari Limapuluh Kota Resmi Terdaftar di Kementerian Pertanian

Durian Nile, varietas lokal asal Nagari Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, menampilkan daging tebal berwarna kuning keemasan dengan tekstur lembut dan cita rasa khas yang kini telah resmi terdaftar di Kementerian Pertanian.(Foto:Istimewa)

Limapuluh Kota,Naratara.com – Sumatera Barat kembali menghadirkan varietas durian lokal baru bernama Durian Nile. Varietas ini berasal dari Nagari Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, dan telah resmi didaftarkan ke Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVT) Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Pengusaha asal Jakarta yang memiliki kebun durian di Sumatera Barat, Fahmi Sugiarto, mengatakan pendaftaran varietas tersebut merupakan langkah penting untuk melindungi durian lokal agar memiliki kepastian hukum serta nilai tambah ekonomi bagi daerah.

Menurut Fahmi, Durian Nile memiliki karakter rasa yang khas dengan daging tebal, tekstur lembut, dan aroma kuat. Ia menilai kualitas durian tersebut mampu bersaing dengan durian unggulan dari luar negeri.

“Durian Nile memiliki cita rasa yang kuat dan karakter tersendiri. Dari sisi kualitas, kami menilai durian ini mampu bersaing dengan durian impor,” ujar Fahmi.

Ia menjelaskan, Durian Nile berasal dari satu wilayah pengembangan, yakni Nagari Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota. Nama Durian Nile diambil dari nama seorang warga setempat, Ibu Nile, yang pertama kali menanam pohon durian tersebut. Penamaan ini dimaksudkan sebagai bentuk penghargaan terhadap peran masyarakat lokal dalam menjaga dan merawat varietas durian tersebut sejak awal.

Lanud Husein Sastranegara Turun Tangan Tangani Longsor di Bandung Barat, Wujud Respons Cepat TNI AU

Adapun pemulia atau penemu bibit Durian Nile adalah Ir. Awang Yahya, yang berperan dalam proses identifikasi, seleksi, dan pengembangan bibit hingga memenuhi persyaratan pendaftaran sebagai varietas tanaman yang dilindungi.

Pengembangan Durian Nile juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota. Bupati Limapuluh Kota, H. Safni Sikumbang, disebut memberikan perhatian terhadap potensi durian lokal sebagai komoditas unggulan daerah yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Fahmi berharap, ke depan Durian Nile dapat dikembangkan secara lebih luas dan menjadi salah satu varietas durian unggulan Indonesia. Ia juga berharap durian lokal dari Limapuluh Kota mampu menembus pasar internasional dengan dukungan pembinaan, perlindungan varietas, dan promosi yang berkelanjutan.

“Durian Nile diharapkan dapat menjadi harapan baru bagi masyarakat Limapuluh Kota dan Sumatera Barat, serta memberi kontribusi bagi penguatan posisi durian Indonesia di tingkat global,” ujarnya.(red)

SPPG Lanud Husein Sastranegara Mulai Beroperasi, Salurkan 1.600 Porsi Makanan Bergizi Gratis

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
×